Apapun yang dikerjakan, bila ditekuni dengan baik dan benar tentu akan menuai hasil yang besar. Setidaknya, begitulah kiat bisnis yang dilakoni jika ingin jadi pengusaha sukses. Misalnya saja jika ingin menjadi pengusaha sukses bisnis
pemancingan kolam ikan. Bisnis pemancingan kolam ikan sekarang telah
menjadi tren bagi semua kalangan, bukan saja untuk para penghoby
memancing, tapi sekarang telah merambat untuk semua orang. Kenapa
seperti itu? Iya karena memancing dikolam siapa saja bisa
melakukannya. Dengan memancing di kolam pancing, setiap orang akan
dapat dengan mudah memancing ikan tanpa trik dan keahlian khusus, karena
biasanya para pemilik kolam akan menyediakan ikannya dalam keadaan
lapar sehingga mudah untuk dipancing. Jadi semua orang bisa memancing
dengan tidak harus bersusah payah dan kepanasan untuk mendapatkan ikan.
Jika kita bisa melihat peluang dan prospeknya, bisnis kolam
pemancingan bisa menjadi bisnis yang menggiurkan dan dapat menghasilkan
keuntungan yang cukup lumayan. Pengelolaan bisnis kolam pemancingan ini
relatif cukup mudah dan persaingannya tidak terlalu ramai. Kolam
pemancingan banyak sekali penggemarnya mulai saja dari penggemar
mancing, keluarga yang butuh rekreasi, anak-anak muda, orang yang senang
hobi memancing dan banyak lagi kalangan lain yang meminatinya. Lantas
apa yang harus dipersiapkan untuk memulai usaha ini??
Untuk sukses berbisnis kolam pemancingan ikan
maka yang harus disiapkan adalah kita harus memliki tempat usaha yang
cukup luas. Bisa saja kita bekerjasama dengan pemilik lahan dan
menerapkan sistem sewa. Kalau bisa lokasi mudah dijangkau dan berada di
tempat strategis untuk memudahkan konsumen melihat dan mendatangi tempat
kita. Bisa saja kita membeli kolam jadi ataupun kalau tidak kita bisa
membuat kolam terlebih dahulu. Setelah ada beberapa kolam maka kita bisa
mengisi bibit ikan antara lain ikan mas, bawal, gurame, patin ataupun nila.
Jika kita ingin cepat memulai maka masukkan saja ikan yang besar
sehingga dapat menarik minat konsumen. Untuk kelangsungan usaha maka
kita memerlukan karyawan antara lain untuk penjaga dan bila kita
menyatukan usaha tersebut dengan rumah makan
maka tentunya kita perlu koki dan pelayan. Karena tidak mungkin kita
menjalankan dan mengerjakan bisnis itu sendiri tanpa bantuan orang lain.
Tarif pembayaran di kolam pemancingan bisa dihitung dari berat ikan
yang diperoleh saat memancing atau bisa juga tarif dihitung dengan tarif
kolam harian. Misalnya jika menerapkan tarif hasil ikan yang diperoleh,
Tombro per kilogram Rp 23.000, Nila Rp 21.000 dan Lele Rp 16.000 per
kilogram. Dan jika menerapkan tariff kolam harian yaitu pemancing hanya
bayar tiket berkisar Rp 15.000 – Rp 50.000 berapa pun banyaknya ikan
yang dibawa.
Sumber: Peluang Usaha
TIME
Followers
Translate
Ads 468x60px
Featured Posts Coolbthemes
Jumat, 27 April 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Archive
-
▼
2012
(98)
-
▼
April
(23)
- Peluang Usaha Cetak Foto Digital
- Peluang Usaha PUJASERA(Pusat Jajan Serba Ada)
- Peluang Usaha DISTRO
- Peluang Usaha Bimbingan Khusus Belajar
- Peluang Usaha Pulsa
- Peluang Usaha Rental Mobil
- Kiat Sukses Berbisnis Kolam Pemancingan Ikan
- Memulai Bisnis Rumah Makan
- Cara Menbuat Blog Pada Blogger
- Apa Itu Blog?
- Perlukah Pendidikan Seksual Untuk Anak?
- 7 Macam Pahala Yang Dapat Dinikmati Setelah Mati-Nya
- Mengenal ISLAM
- Wasit Sepak bola
- Sejarah Peraturan Sepakbola
- Sejarah Sepak Bola Indonesia
- Sejarah Bola
- ToolBox Photoshop
- Apa Itu Photoshop?
- 9 Fakta Handphone Android
- 10 Aplikasi Android Terpopuler 2011
- Tahukah Kamu Apa yang Terjadi di Internet Selama 6...
- Sekolah Teknologi Baru: dengan Papan Tulis Sentuh
-
▼
April
(23)

0 komentar:
Posting Komentar